Kabupaten
Bandung -
Banjir bandang menerjang permukiman penduduk di kawasan Pangalengan Bandung.
Sejumlah rumah warga rusak akibat peristiwa tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Sudrajat mengatakan banjir bandang itu berlangsung di Kampung Rancamanyar, Desa Margamukti, Kacamata Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/3/2019), sekitar pukul 14.00 WIB.
"Kejadian banjir bandang itu terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi yang turun di wilayah tersebut," kata Sudrajat via sambungan telepon.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Sudrajat mengatakan banjir bandang itu berlangsung di Kampung Rancamanyar, Desa Margamukti, Kacamata Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/3/2019), sekitar pukul 14.00 WIB.
"Kejadian banjir bandang itu terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi yang turun di wilayah tersebut," kata Sudrajat via sambungan telepon.
Dia menjelaskan banjir bandang terjadi akibat saluran air di
kawasan tersebut tersumbat. Lalu air meluap disertai lumpur ke jalan raya serta
pemukiman warga. Terjangan banjir ini merusak dan merendam rumah warga.
"Enam rumah warga rusak berat," ujarnya.
Menurut Sudrajat, rumah terdampak banjir bercampur lumpur itu terjadi di tiga RW. Untuk RW 13 terdapat 82 rumah, RW 12 tercatat 155 rumah, dan RW 10 ada lima rumah.
Personel BPBD Kabupaten Bandung, Diskar Kabupaten Bandung Pos Pangalengan, Muspika Kecamatan Pangalengan dan warga sekitar langsung turun tangan membersihkan lumpur di jalan dan pemukiman warga. Air sudah surut.
"Setelah dibersihkan, rumah bisa dihuni kembali. Jadi tidak ada warga yang mengungsi," ucap Sudrajat.
Selain itu, rumah warga di tiga kecamatan antara lain Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang kembali tergenang banjir akibat luapan Sungai Citarum.
"Kecamatan Dayeuhkolot terjadi di Desa Dayeuhkolot dan Desa Pasawahan, di Kecamatan Baleendah terjadi di Kelurahan Andir. Kalau di Kecamatan Bojongsoang terjadi di Desa Cijagra," kata Sudrajat.
"Enam rumah warga rusak berat," ujarnya.
Menurut Sudrajat, rumah terdampak banjir bercampur lumpur itu terjadi di tiga RW. Untuk RW 13 terdapat 82 rumah, RW 12 tercatat 155 rumah, dan RW 10 ada lima rumah.
Personel BPBD Kabupaten Bandung, Diskar Kabupaten Bandung Pos Pangalengan, Muspika Kecamatan Pangalengan dan warga sekitar langsung turun tangan membersihkan lumpur di jalan dan pemukiman warga. Air sudah surut.
"Setelah dibersihkan, rumah bisa dihuni kembali. Jadi tidak ada warga yang mengungsi," ucap Sudrajat.
Selain itu, rumah warga di tiga kecamatan antara lain Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang kembali tergenang banjir akibat luapan Sungai Citarum.
"Kecamatan Dayeuhkolot terjadi di Desa Dayeuhkolot dan Desa Pasawahan, di Kecamatan Baleendah terjadi di Kelurahan Andir. Kalau di Kecamatan Bojongsoang terjadi di Desa Cijagra," kata Sudrajat.
Sumber : detik.com










EmoticonEmoticon