Poker Online
Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Februari 2020

Jakarta Masih Berpotensi Hujan Deras


Jakarta Masih Berpotensi Hujan Deras

Rana Informasi, Jakarta - Tubuh Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) meramalkan hujan deras akan mengguyur DKI Jakarta. Keadaan berlebihan itu akan berlangsung sampai esok, Senin 24 Februari 2020.
Baca Juga : Kebahagiaan Braithwaite Bermain Satu Tim Messi
Menurut Kabid Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana, tidak cuma di DKI, curah hujan tinggi akan mengguyur beberapa daerah di Indonesia yang lain. Warga di daerah-daerah itu disuruh selalu untuk berlaku siaga.

"Berlaku 23 Februari 2020 jam 07.00 WIB s/d 24 Februari 2020 jam 07.00 WIB," tutur Taufan pada wartawan, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

BMKG, katanya, sudah meramalkan jika Februari ini masih adalah pucuk musim hujan. Cuaca ekstrim akan berlangsung sampai Maret 2020.

"Oleh karenanya, warga serta seluruh pihak disarankan agar sesuaikan aktivitasnya dengan tetap memantau informasi cuaca serta peringatan awal BMKG," tutur ia.
CASINO ONLINE INDONESIA
Berikut daerah-daerah yang mempunyai potensi hujan deras:

1. Banten (WASPADA)

2. DKI Jakarta (WASPADA)

3. Jawa Barat (WASPADA)

4. Jawa Tengah (WASPADA)

5. DI Yogyakarta (WASPADA)

6. Jawa Timur (WASPADA)

7. Kalimantan Barat (WASPADA)

8. Kalimantn Tenga (WASPADA)

9. Kalimantan Timur (WASPADA)

10. Sulawesi Selatan (WASPADA)

11. Nusa Tenggara Timur (WASPADA)

Sumber : Liputan6

Senin, 17 Februari 2020

Mantan Gubernur DKI , Dinilai Lebih Sukses Dari Anies Baswedan


Mantan Gubernur DKI, Dinilai Lebih Sukses Dari Anies Baswedan

Rana Informasi, Jakarta - Hasil survey Indo Acuan mengatakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok paling unggul dalam perlakuan banjir di Jakarta, dibanding gubernur sebelumnya Joko Widodo atau Gubernur sekarang Anies Baswedan.
Baca Juga : Pembersihan Lahan Radioaktif
Menyikapi hal itu, Fraksi PDIP DPRD DKI memandang hasil survey itu sesuai fakta yang ada.

"Masa Pak Ahok memang semakin bagus ya dibanding saat ini, bukan lantaran Pak Ahok dari partai saya, tetapi kenyatannya semacam itu," kata Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Ida Mahmudah waktu dihubungi, Senin (17/2/2020).

Dia menyebutkan perlakuan banjir sekarang tidak terkonsep serta berkesan ditangani dengan tiba-tiba.

"Warga dapat memandang, jika saat ini kan penanganannya banyak yang telah insiden serta seperti terkaget-kaget jadi kelihatan tidak terkonsep untuk mengakhiri secara baik," tutur Ida.

Selain itu Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono menyebutkan hasil survey itu ialah lumrah.

"Ya lumrah kan, memang benar," sebut Gembong.
CASINO ONLINE INDONESIA
Awalnya, survey Indo Acuan menunjukkan jika publik memandang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan paling bertanggungjawab atas musibah banjir Jakarta.

Dalam survey Indo Acuan 9-15 Januari, 61,4 % responden memandang Pemprov DKI Jakarta bertanggungjawab mengakhiri permasalahan banjir. Dibanding, yang memandang pemerintah pusat bertanggungjawab sebesar 27,3 %. Sesaat, tidak paham atau mungkin tidak menjawab 12,4 %.

"Publik lihat tanggung jawab itu punya Pemprov DKI Jakarta," tutur Direktur Eksekutif Indo Acuan M Qodari waktu launching survey di Lokasi Senayan, Jakarta, Minggu (16/2/2020).

Indo Acuan ikut memperbandingkan penyelesaian banjir dengan dua gubernur pendahulu Anies. Menurut survey itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipandang paling sukses menangani banjir.

"Menurut publik nasional untuk permasalahan banjir, gubernur Jakarta yang dipandang paling sukses ialah Basuki Tjahaja Purnama (42 %), diikuti Joko Widodo (25 %), serta Anies Baswedan (4,1 %)," tutur Qodari.

Bekas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengemukakan duka cita pada beberapa korban meninggal banjir Jakarta lewat account Twitternya.

Sumber : Liputan6

Minggu, 26 Januari 2020

Banjir Kemayoran, Itu Wewenang Kemensesneg


Banjir Kemayoran, Itu Wewenang Kemensesneg

Rana Informasi, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, yang sekarang dirundung banjir jadi wewenang Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Baca Juga : Efek Wabah Virus Corona
"Tetapi Pemprov DKI turut menolong untuk yakinkan jika itu dapat selesai selekasnya," kata Anies di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).

Bekas Menteri Pendidikan serta Kebudayaan itu menyebutkan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) sudah turunkan enam pompa serta pemadam kebakaran untuk mengisap air.

"DKI Jakarta selalu turut tanggungjawab jika ada permasalahan, gampang mudahan," tuturnya.

Pengamatan Liputan6.com beberapa pompa air punya Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Kementerian Pekerjaan Biasa serta Perumahan Rakyat (PUPR) serta mobil pemadam kebakaran masih lakukan penyedotan di underpass Kemayoran.
CASINO ONLINE INDONESIA 
Ketinggian debet air juga terlihat alami penurunan jika dibanding hari awalnya, Sabtu (25/1/2020) yang sampai langit langit underpass Kemayoran.

Disamping itu petugas Perlakuan Prasaran serta Fasilitas Biasa (PPSU) atau pasukan oranye ikut bersihkan sampah yang ada.

"Ini kurang lebih telah surut 1,5 mtr. lah. Jika tempo hari kan sampai di langit-langit. Mudah-mudahan saja malam nanti telah bersih," kata salah satunya petugas Pemadam Kebakaran, Saefullah di tempat.

Sumber :

Jumat, 24 Januari 2020

Warga DKI Tolak Monas di Rubah


Warga DKI Tolak Monas di Rubah

Rana Informasi, Jakarta - Revitalisasi bagian selatan lokasi Monas, Jakarta Pusat, memetik pro-kontra. Ini berawal saat Konsolidasi Pejalan Kaki mengomentari project itu melalui account Twitter @trotoarian pada Kamis, 16 Januari 2020.
Baca Juga : Kivlan Pakai Seragam Purnawirawan Saat Membacakan Eksepsi
Saat itu, Konsolidasi Pejalan Kaki mengupload photo bagian selatan lokasi Monas yang telah gundul. Awalnya, lokasi itu dipenuhi pohon-pohon.

"Saat kota2 besar di penjuru dunia berlomba-lomba menanam pohon sebanyaknya, Di Jakarta, Monas yg jadi salah satunya benteng paling akhir penghijauan kota, pohonnya mulai ditebangi utk project MRT Babak 2 serta Revitalisasi Monas," catat account Twitter @trotoarian.

Kepala Unit Pengelola Lokasi (UPK) Monas, Muhammad Isa Sanuri, mengatakan revitalisasi di lokasi Monas adalah sisi dari Gagasan Induk Pengaturan Gagasan Tapak Lokasi Medan Merdeka.

Isa tidak mengingkari terdapatnya penebangan pohon untuk project revitalisasi Monas. Tetapi dia jamin, akan kembali tempatkan pohon yang ditebang pada ruang revitalisasi Monas, persisnya disamping selatan.

"Dikembalikan kelak manfaatnya. Itu kan bahan revitalisasi, sebab itu sisi hasil dari sayembara, itu dibikin plaza, selanjutnya kelak akan ditanam kembali di lokasi yang ada saat ini," kata Isa pada merdeka.com, Jumat, 17 Januari 2020.

Menurut Isa, faksinya akan meningkatkan lokasi hijau di Monas. Menambahkan lokasi hijau nanti ada di tempat parkir. Dengan demikian lokasi Monas nanti tidak mempunyai tempat parkir.

"Dan kelak gagasan ke depan yang kelak (ruang) parkir itu kan kelak untuk jalan hijau ," sebut Isa.
Casino Online Indonesia 
Disamping itu, Isa memberikan tambahan, faksinya buka sayembara untuk design dari bagian selatan lokasi Monas. Project revitalisasi di lokasi Monas ini direncanakan selesai pada 2021.

"Sekarang realisasinya sedang ditangani oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruangan, serta Pertanahan Propinsi DKI Jakarta semenjak 2019, dengan sasaran pembuatan sepanjang tiga tahun," kata Isa dalam info tercatat, Senin, 20 Januari 2020.

Ia menerangkan, revitalisasi itu untuk membuat Lapangan Plaza di tiap bagian Monas sampai terdapatnya kolam. Disamping itu, penghijauan di ruang parkir Monas akan terus dikerjakan.

Untuk sekarang, Isa mengatakan revitalisasi baru dikerjakan di ruang Plaza Selatan. Pohon yang berada di ruang Plaza Selatan dipindahkan ke beberapa titik di lokasi Monas.

"Ke ruang barat, timur, dan ruang parkir kendaraan yang sejauh ini ada di lokasi Medan Merdeka, atau diketahui dengan bekas parkir IRTI," katanya.

Sesaat Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruangan serta Pertanahan DKI, Heru Hermawanto mengatakan, revitalisasi lokasi Monas tidak terkait dengan penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E. Ia menyebutkan, revitalisasi itu diperkirakan sebelum perancangan balap mobil itu.

"Tidak ada hubungan, karenanya semua direncanakan sebelum Formula E, kebetulan Formula E ada," kata Heru di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Januari 2020.

Ia menerangkan, berdasar kesepakatan atau kontrak kerja bersama dengan revitalisasi lokasi Monas sisi selatan sasaran penyelesaiannya pada Desember 2019. Karena, awal kontrak di tandatangani 12 November 2019.

Disamping itu, Heru menyebutkan revitalisasi ditangani dengan budget tahun tunggal atau single year pada tahun 2019.

"Desember tidak selesai bermakna ada waktu perpanjangan 50 hari. Bermakna kelak prediksi diakhir Februari," katanya.

Pemprov DKI Jakarta jamin jika kontraktor PT Bahana Sempurna Nusantara yang mengerjakan project revitalisasi lokasi Monas bukan abal-abal.

"Yang perlu lihat kerjaannya berjalan tidak. Jika kontraktor abal-abal, itu jika saya ditest saja, disaksikan kerjaannya benar atau mungkin tidak," kata Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruangan serta Pertanahan DKI, Heru Hermawanto, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.

Dia menyebutkan, kontraktor revitalisasi Monas sisi selatan pernah kerjakan pembangunan Masjid Agung Sumatera Barat (Sumbar). Pembangunan masjid itu, kata Heru, adalah project punya Kementerian Pekerjaan Biasa serta Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kontraktornya pernah membuat di Masjid Agung Sumbar. Lihat sebesar itu serta kerjaannya saya anggap bagus," sebut Heru.

Terakhir, PT Bahana Sempurna Nusantara atau perusahaan kontraktor revitalisasi lokasi Monas bagian selatan terkena sangsi.
Deposit Pulsa Tanpa Potongan
Sangsi itu karena penyelesaian revitalisasi lokasi Monas yang tidak pas waktu. Berdasar kontrak kerja revitalisasi itu usai pada Desember 2019.

"Tentu dikenai denda, telah. Sehari permil (dari nilai kontrak)," kata Heru di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020).

Denda itu ditata dalam Perpres Nomor 54 Tahun 2010 mengenai Penyediaan Barang/Layanan Pemerintah.

Walau demikian, Heru tidak merincikan besaran denda yang yang diterima oleh faksi kontraktor. Penyelesaian yang molor, katanya, PT Bahana Sempurna Nusantara memperoleh waktu perpanjangan sepanjang 50 hari untuk mengakhiri project di Monas itu.

"Bermakna kelak prediksi (usai) diakhir Februari (2020)," katanya.

Nyatanya project revitalisasi lokasi Monas, Jakarta, belum kantongi izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Lokasi Medan Merdeka.

Ini diutarakan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) Setya Penting. Berdasar Ketetapan Presiden Nomor 25 Tahun 1995, pembangunan Lokasi Medan Merdeka harus mendapatkan izin dari Komisi Pengarah serta Tubuh Pelaksana. Komisi Pengarah di pimpin langsung Menteri Negara Sekretaris Pratikno, sesaat Tubuh Pelaksana di pimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Saya berikan jika pembangunan itu, revitalisasi (lokasi Monas) itu belumlah ada izin serta memanglah belum pernah ada mengajukan izin," kata Setya waktu dihubungi Kamis (23/1/2020).

Tidak hanya Mensesneg, Komisi Pengarah Pembangunan Lokasi Medan Merdeka diisi Menteri Pekerjaan Biasa, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Menteri Perhubungan, Menteri Pendidikan serta Kebudayaan serta Menteri Pariwisata.

"Jadi bukan Setneg, karenanya kolektif ada enam kementerian jika tidak salah. Sekretaris Komisi Pengarah tersebut Pak Gubernur merangkap jadi Ketua Tubuh Pelaksana," tutur ia.

Mengacu pada Ketetapan Presiden Nomor 25 Tahun 1995 mengenai Pembangunan Lokasi Medan Merdeka, formasi keanggotaan Komisi Pengarah terbagi dalam:

Menteri Sekretaris Negara jadi Ketua merangkap anggota;

Menteri Pekerjaan Biasa jadi Anggota;

Menteri Negara Lingkungan Hidup jadi anggota;

Menteri Perhubungan jadi Anggota;

Menteri Pendidikan serta Kebudayaan jadi anggota;

Menteri Pariwisata, Pos serta Telekomunikasi jadi Anggota;

Gubernur Kepala Wilayah Spesial Ibukota Jakarta jadi Sekretaris, merangkap anggota.

Klausal 5

(1) Komisi Pengarah memiliki pekerjaan:

a. memberi opini serta pengarahan pada Tubuh Pelaksana dalam melakukan pekerjaannya;

b. memberi kesepakatan pada rencana dan pembiayaan pembangunan Taman Medan Merdeka yang diatur oleh Tubuh Pelaksana;

c. lakukan pengaturan pada penerapan pekerjaan seperti disebut dalam huruf b.

(2) Dalam melakukan pekerjaannya, Komisi Pengarah bisa mengundang Menteri, Pimpinan Instansi Pemerintah Non Departemen, serta Ahli yang dilihat butuh untuk ada dalam sidang Komisi Pengarah.

(3) Untuk kelancaran penerapan pekerjaan Komisi Pengarah, Ketua Komisi Pengarah bisa membuat Team Asistensi yang bekerja mempersiapkan analisa tehnis pada Komisi Pengarah.

(4) Tata Kerja Komisi Pengarah diputuskan oleh Ketua Komisi Pengarah.

DPRD DKI Jakarta ikut menyikapi revitalisasi lokasi Monas ini. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah, minta revitalisasi lokasi Monas di stop sesaat waktu. Ia beralasan, Pemprov DKI Jakarta belum memperoleh izin dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

"Semua pekerjaan di Monas Bapak hentikan sesaat sampai ada kesepakatan dari Mensesneg," kata Ida waktu rapat dengan Dinas Cipta Karya, Pertanahan serta Tata Ruangan (Citata) DKI di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu 22 Januari 2020.

Selain itu, Anggota Komisi D Patut Nainggolan menyebutkan, berdasar info dari Kemensetneg, baru faksi PT MRT Jakarta saja yang sudah minta izin untuk membuat gardu listrik.

"Cuma MRT yang minta izin serta mengirim surat. Pertanyaannya sampai ini hari ada tidak keinginan dari DKI dalam kerangka revitalisasi Monas," sebut ia.

Selain itu, Asisten Pembangunan serta Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusmada Faizal menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta mempunyai hak pengendalian di lokasi Monas.

Walau demikian, katanya, untuk pembangunan MRT Jakarta minta izin dengan fakta ada dibagian objek penting pemerintahan.
JavaOnline99
"UPK Monas itu susunan di kita (Pemprov), tetapi apa tiap pekerjaan atau bongkar Monas itu harus izin, saya cari info dahulu. Ini kan ada proses sayembara, ada panitia, jika tidak salah, salah satunya unsurnya dari Setneg," sebut Yusmada.

Persoalan revlitalisasi lokasi Monas nyatanya dibawa ke Komisi Pembasmian Korupsi (KPK). Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berasumsi, kontraktor yang akan mengerjakan project beberapa ratus miliar rupiah ini tidak jelas keberadaannya.

"Jadi dari pencarian media serta pencarian dari team kami, kantor kontraktor itu di Ciracas, tapi sesudah dijelajahi nyatanya ada informasi di Letjen Suprapto Cempaka Putih, itu tidak jelas justru," tutur team advokasi PSI, Patriot Muslim, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2020).

Patriot menjelaskan, alamat kantor PT Bahana Sempurna Nusantara sebagai kontraktor ini masih simpang siur. Menurutnya, bila kontraktor tidak memberi info yang benar waktu proses lelang, karenanya masuk kelompok pelanggaran.

"Dari web lpse.jakarta.go.id, dapat diketemukan data berkaitan nama kontraktor juara lelang, yaitu PT Bahana Sempurna Nusantara, harga negosiasi sejumlah Rp 64,4 miliar, serta alamat kantor di Jalan Nusa Indah No. 33, Ciracas, Kota Jakarta Timur. Team Advokasi PSI sudah mencari alamat itu yang nyatanya berada dalam suatu gang di lokasi permukiman," katanya.

Patriot menjelaskan, sempat terkuak berita PT Bahana Sempurna Nusantara sewa kantor virtual di tempat itu. Menurut Patriot, kantor asli PT Bahana Sempurna Nusantara beralamat di Jalan Letjend Suprapto Nomor 60, Jakarta Pusat.

"Tetapi, sesudah dijelajahi beberapa faksi serta media, tidak diketemukan tempat sebetulnya perusahaan itu," katanya.

Patriot menyangka, PT Bahana Sempurna Nusantara cuma perusahaan bendera yang tidak mempunyai asset untuk kerjakan project itu.

"Bila ia mengubah pekerjaan ke faksi lain atau lakukan praktik subkontrak, karena itu ini pelanggaran berat," katanya.

Maka Patriot minta KPK mencari kejanggalan-kejanggalan itu. Patriot menjelaskan, faksinya telah menyerahkan beberapa dokumen jadi bukti. Walau team pengaduan warga (dumas) KPK meminta untuk lengkapi berkas laporan itu.

"Jika memang benar ada pelanggaran ya dilacak, kalaulah memang tidak ada ya harus ada info yang terang-benderang dari KPK," katanya.

Di lain sisi, Ketua DPR, Puan Maharani minta supaya Monas dikembalikan seperti sebelumnya. "Jangan ganti Monas, tetapi kembalikan Monas seperti aslinya," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu 22 Januari 2020.

Puan memperingatkan jika Monas adalah simbol penting buat Indonesia, tidak cuma simbol DKI Jakarta saja. Dia minta Pemprov mengoptimalkan Monas.

"Kembalikan serta optimalkan Monas itu jadi simbol Republik Indonesia, tidak cuma DKI Jakarta saja," katanya.

Ketua DPP PDIP itu memperingatkan utamanya jaga Monas.

"Monas jadi Monumen Nasional tentunya salah satunya sebagai simbol penting dari Republik Indonesia. Jadi, itu harus dijaga," tutupnya.

Minggu, 22 Desember 2019

BTS Roboh 1 Orang Terluka


BTS Roboh 1 Orang Terluka

Rana Informasi, Jakarta - Satu orang pria harus dibawa ke rumah sakit paling dekat selesai tertimpa runtuhan menara Base Transceiver Station (BTS) punya Radio Republik Indonesian (RRI) di Jalan antena 7, Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mujur pria itu cuma alami cedera mudah.
Baca Juga : Kecelakaan di Pasuruan Jawa Timur
"Seseorang alami cedera dibagian kepala, barusan dijahit, saat ini telah di dalam rumah," tutur Ketua RT 08 RW 02, Hafid di tempat, Minggu (22/12/2019).

Menurut Hafid, korban waktu itu tengah jalankan beribadah salat ashar di masjid yang tertimpa BTS. Dimana ada tiga rumah serta satu masjid yang tertimpa.

"Korban sedang melaksanakan ibadah. Barusan langsung dibawa serta memperoleh 3 atau jahitan di kepala. Seputar tiga sampai empat rumah terserang efek karena robohnya BTS," tuturnya.

"Sama satu unit bajaj yang rusak," ujarnya.

Selain itu berdasar pengamatan merdeka.com di tempat, kelihatan beberapa petugas dari Sudin Damkar Jakarta Selatan melakukan pananganan. Beberap petugas kepolisian juga ada di tempat sambil menempatkan garis polisi.
IDN POKER
Selain itu Kasi Pos Damkar Jaksel, Sugeng menjelaskan, faksinya mendapatkan info BTS jatuh seputar Jam 15.55 WIB. Ia menyebutkan, disangka robohnya BTS itu karena angin kencang yang dibarengi hujan yang menempa daerah itu.

"Sebab angin saja," jelas Sugeng.

Meskipun begitu, faksinya tidak ingin menduga-duga fakta BTS itu telah tua ataukah tidak.

"Aduh, belum dapat ngomong itu. Masih juga dalam perjalanan," tegasnya.

Sumber : Liputan6

Selasa, 17 Desember 2019

Langkah Pemprov DKI Setelah Beri Penghargaan Ke Colosseum


Langkah Pemprov DKI Setelah Beri Penghargaan Ke Colosseum

Rana Informasi, Jakarta - Penghargaan Adikarya Wisata 2019 pada Diskotek Colesseum memetik pro-kontra. Pro-kontra muncul sesudah terdapatnya laporan jika dalam tempat hiburan itu diketemukan terdapatnya penyimpangan narkoba.
Baca Juga : Salah Satu Anies Gubernur Terbaik di Indonesia
"Dalam laporan yang dikatakan Tubuh Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DKI Jakarta, Diskotek Colosseum disebutkan jadi satu diantara tempat yang diawasi berkaitan peredaran narkotika," papar Sekretaris Wilayah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah, Senin, 16 Desember 2019.

Laporan itu sekarang berbuntut pada dicabutnya penghargaan itu oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Awalnya ada beberapa fakta mengapa Pemprov DKI Jakarta pilih Diskotek Colosseum jadi satu diantara aktor usaha yang memberi dukungan usaha pariwisata Ibu Kota. Pertama dedikasi, kapasitas dan andil perusahaan hiburan itu pada pariwisa di Jakarta.

Lewat Dinas Pariwisata serta Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, penganugerahan itu diserahkan kepada 31 entrepreneur bagian layanan serta pariwisata yang dikerjakan di lokasi Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 6 Desember 2019.

Berikut beberapa langkah yang dikerjakan Pemprov DKI selesai terima laporan BNNP DKI Jakarta berkaitan diketemukan terdapatnya narkoba di Diskotek Colosseum:

Pemerintah Propinsi DKI Jakarta mencabut penghargaan Adhi Karyawisata yang diperuntukkan untuk Diskotek Colosseum. Pencabutan itu berdasar hasil kontrol Tubuh Narkotika Nasional Propinsi DKI serta surat peringatan dari Dinas Pariwisata serta Kebudayaan.

"Jadi proses ini semua berada di Dinas Pariwisata serta Budaya. Berdasar bukti di lapangan karena itu penghargaan pada Adhi Karyawisata pada Colosseum diurungkan," kata Sekretaris Wilayah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 16 Desember 2019.

Dalam laporan yang dikatakan BNNP, Diskotek Colosseum disebutkan jadi satu diantara tempat yang diawasi berkaitan peredaran narkotika.

"Surat BNNP DKI pada Kepala Disparbud, tanggal 10 Oktober 2019 mengemukakan hasil pekerjaan BNNP pada pengunjung di Colosseum," katanya.

Saefullah memberikan tambahan, atas kejadian itu Gubernur Anies Baswedan selekasnya memerintah inspektorat lakukan kontrol pada team penilai.

"Benar, ini hari kami akan meminta info serta kontrol pada team penilaian itu," kata Kepala Inspektorat DKI Jakarta Michael Rolandi waktu dihubungi Liputan6.com, Selasa (17/12/2019).
Slot Game Indonesia
Pemanggilan itu untuk mengutamakan berkaitan mekanisme dalam penilaian penghargaan Adikarya Wisata yang diberi pada 6 Desember 2019.

Bila dalam proses penilaian berlangsung kelengahan, karena itu team penilai akan dicabut sesaat dari jabatannya buat menanti ketetapan sangsi yang akan dijatuhkan.

"Barisan yang terjebak sesaat tidak diaktifkan sepanjang kontrol," jelas Saefullah.

Saefullah mengatakan faksinya sekarang menanti referensi dari Tubuh Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DKI berkaitan penutupan diskotek Colosseum.

Ia menyebutkan beberapa bukti yang diberi oleh BNNP belum penuhi kriteria untuk penutupan diskotek yang berada di Jakarta Barat itu.

"Berdasar bukti yang berlangsung saya berikan, ada peringatan, pengakuan, belum cukup ketentuan untuk lakukan penutupan. Kelak kita nantikan pelajari, bersama dengan Disparbud serta BNNP," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Saefullah beralasan BNNP mempunyai cara serta penilaian dengan tehnis berkaitan pelajari itu.

"Kita memandang BNNP jadi tubuh yang penting, karenanya tidak begitu lama," tuturnya.

Sumber : Liputan6

Senin, 16 Desember 2019

Salah Satu Anies Gubernur Terbaik di Indonesia


Salah Satu Anies Gubernur Terbaik di Indonesia

Rana Informasi, Jakarta - Sekretaris Wilayah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta, Saefullah mengutarakan, faksinya telah memberikan sangsi tegas pada barisan Dinas Pariwisata berkaitan masalah penghargaan untuk diskotek Colosseum. Mereka salah satunya serta telah dibebastugaskan.
Baca Juga : Tanggapan Mahfud MD Soal Ricuh Penggusuran di Taman Sari
"Barisan yang terjebak sesaat dibebaskan pekerjaan sepanjang kontrol berjalan. Jadi ini harus benar betul lebih jeli ," papar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/12/2019).

Saefullah memberikan tambahan, faksinya masih mengevaluasi kabar berita penghargaan pada diskotek Colosseum yang berada di Jakarta Barat.

Pemeriksaan itu katanya yaitu, berkaitan mekanisme serta penilaian pada 155 nominasi dalam penghargaan Adikarya Wisata 2019. Dia pastikan jika Pemprov DKI Jakarta akan mempererat penilaian dalam pemberian penghargaan.

"Ini hari, Pak Gubenur sudah memerintah inspektorat supaya mengecek barisan yang terjebak dalam proses penilaian," kata Saefullah.

Awalnya, Pemprov DKI Jakarta mencabut penghargaan Adhi Karyawisata yang diperuntukkan untuk diskotek Colosseum. Sekda Pemprov DKI Jakarta, Saefullah menjelaskan, pencabutan pengharagaan sebab terdapatnya hasil laporan di lapangan.

"Jadi proses ini semua berada di Dinas Pariwisata serta Budaya. Berdasar bukti di lapangan makan penghargaan pada Adhi Karyawisata pada Colosseum diurungkan," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/12/2019).
Slot Game Online
Menurut dia, satu diantara bahan bukti serta fakta pencabutan yakni berdasar info dari Tubuh Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DKI Jakarta. Dalam laporan yang dikatakan BNNP, Diskotek Colosseum disebutkan jadi satu diantara tempat yang diawasi berkaitan peredaran narkotika.

"Surat BNNP DKI pada Kepala Disparbud, tanggal 10 Oktober 2019 mengemukakan hasil pekerjaan BNNP pada pengunjung di Colosseum," katanya.

Diterangkan Saefullah jika tanda-tangan yang tertera dalam sertifikat itu bukan tanda-tangan basah, atau tanda-tangan asli dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ia memperjelas, Pemprov DKI akan mengulang-ulang kembali serta pelajari proses penghargaan. "Itu tanda-tangan bikin, bukan basah ya. Jadi kita pelajari kelak seterusnya," tutup ia.

Sumber : Liputan6